Semarang, 18 Desember 2025 – Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah mengadakan kegiatan Kunjungan Industri dan Studi Banding Teknologi Distribusi Listrik. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, di Kantor PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah & DIY, Semarang.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman teoritis mahasiswa dan dosen dengan teknologi terkini yang diterapkan di industri kelistrikan nasional,” jelas ketua pelaksana, Bapak M. Khozain, pada Kamis (18/12). Beliau menambahkan bahwa latar belakang dari kegiatan ini adalah pentingnya pembaruan wawasan mengenai sistem komputerisasi jaringan dan otomasi distribusi guna pemutakhiran kurikulum di lingkungan Teknik Elektro UMS.

Kegiatan ini diikuti oleh 6 dosen Teknik Elektro UMS. Dalam kunjungan tersebut, peserta diperlihatkan ruang Command Center yang menjadi pusat layanan dan komunikasi PLN dengan pelanggan dari berbagai jalur di area Jateng dan DIY secara terpusat. Selain itu, peserta berkesempatan memasuki ruang kontrol utama untuk melihat langsung sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang mengoperasikan kelistrikan Jateng-DIY. Mengingat pentingnya keamanan objek vital nasional, peserta diberikan edukasi mengenai protokol keamanan data dan tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam ruangan tersebut.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, membahas mengenai RTU (Remote Terminal Unit) SCADA dan bagaimana sistem interface bekerja. Diskusi ini memberikan banyak wawasan menarik yang akan digunakan sebagai bahan pembaruan (update) kurikulum pada beberapa Mata Kuliah terkait di UMS.
Tak hanya itu, peserta juga mendalami komputerisasi jaringan distribusi menggunakan aplikasi PSS Sincal milik Siemens. Dalam diskusi tersebut, peserta mendapatkan insight bahwa adanya alternatif open software bernama OpenDSS yang sangat potensial untuk pengembangan aplikasi monitoring secara daring (online).

Suasana kegiatan berlangsung sangat informatif dan tertib, terutama saat pengamatan di ruang kontrol yang bersifat terbatas. Kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WIB, di mana seluruh rombongan langsung bertolak kembali ke Solo setelah menjalani rangkaian diskusi yang padat.
