SURAKARTA – Pada Sabtu (17/01/2026), Program Studi Teknik Elektro UMS sukses menyelenggarakan Pameran Proyek Karya Teknologi (PKT) 2026 dengan tema sentral: “Where Imagination Meets Automation”.
Acara ini merupakan puncak dari mata kuliah Capstone Design (PKT) yang wajib ditempuh oleh mahasiswa semester 7. Pameran ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan ajang pembuktian bagi para inovator muda dalam mendemonstrasikan solusi teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Guna memastikan karya mahasiswa memiliki standar kualitas yang tinggi, pameran ini juga menghadirkan penguji eksternal dari kalangan praktisi industri. Keterlibatan para profesional ini bertujuan agar mahasiswa mendapatkan wawasan praktis, kritik membangun, serta pengalaman langsung mengenai standar kebutuhan teknologi di dunia kerja saat ini.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UMS, Prof. Solikin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya pameran ini. Beliau menekankan bahwa ajang ini adalah panggung pembuktian kompetensi mahasiswa.
“Pameran ini diselenggarakan untuk membuktikan bahwa lulusan maupun mahasiswa Teknik Elektro UMS benar-benar mampu menciptakan produk nyata yang sesuai dengan bidang keahlian Teknik Elektro. Ini adalah wujud kesiapan mereka untuk terjun ke dunia profesional dengan karya yang solutif,” tegas Prof. Solikin.

Sebanyak 29 kelompok mahasiswa memamerkan karya terbaik mereka yang mencakup spektrum teknologi luas. Fokus utama inovasi tahun ini diarahkan pada efisiensi sektor fundamental melalui teknologi Internet of Things (IoT). Beberapa karya yang menonjol meliputi sistem otomasi untuk perkebunan, pertanian, hingga peternakan.
Tak hanya itu, optimalisasi energi terbarukan seperti panel surya dan tenaga angin juga menjadi primadona dalam pameran ini. Menariknya, beberapa karya telah melampaui fase prototipe dan mulai diimplementasikan secara nyata untuk mendukung produktivitas para pelaku UMKM lokal di sekitar wilayah Surakarta.
Kemeriahan pameran semakin lengkap dengan implementasi teknologi pada sistem penyelenggaraannya. Laboran Teknik Elektro UMS merancang perangkat IoT khusus untuk sistem voting pengunjung, Elevotes. Melalui perangkat ini, pengunjung dapat memberikan dukungan kepada kelompok favorit mereka secara otomatis dan hasilnya terekam secara real-time.


Laboran Teknik Elektro UMS, Farid, menjelaskan bahwa kehadiran sistem ini merupakan representasi dari semangat inovasi prodi. “Elevotes dibuat karena pada pameran dibutuhkan sistem voting yang cepat, praktis, dan menarik. Sistem ini menggantikan voting manual agar proses penilaian lebih efisien, modern, dan sesuai dengan tema teknologi,” ujarnya.
Secara teknis, Elevotes mengusung teknologi mutakhir dengan penggunaan mikrokontroler ESP32 sebagai otak sistem. Perangkat ini memanfaatkan komunikasi nirkabel ESP-NOW/WiFi untuk transmisi data yang cepat. Hasil voting dapat dipantau langsung oleh pengunjung melalui tampilan LCD pada perangkat serta dashboard web berbasis browser yang menampilkan data secara real-time.
Berdasarkan hasil voting digital tersebut, kelompok Sistem Kendali Otomatis Suhu dan Pencahayaan pada Kandang Ayam Petelur Berbasis IoT (SIKEPO) berhasil keluar sebagai Pemenang Favorit Pengunjung. Karya mereka dinilai paling mampu mencuri perhatian serta memberikan dampak nyata bagi para pengunjung yang hadir.

Program studi menyatakan kebanggaannya atas pencapaian seluruh peserta. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ide kreatif mahasiswa dan teknologi otomasi mampu melahirkan solusi konkret bagi masyarakat luas.
“Selamat kepada semua kelompok peserta pameran PKT. Kalian telah membuktikan kapasitas sebagai calon engineer masa depan yang siap menjawab tantangan zaman,” ungkap perwakilan Dosen di sela-sela acara, Pak Dedi.
Dengan berakhirnya pameran ini, Teknik Elektro UMS kembali mempertegas posisinya sebagai wadah pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (NFM)
Dokumentasi lengkap dapat dilihat pada link berikut: klik di sini.
