Jurusan Elektro

DOSEN & KARYAWAN REFRESHING KE PANGANDARAN

11C27E9F-FF59-4A4E-8A1C-046338DA6573

Mahasiswa Elektro UMS

Lima Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menciptakan Smarty (Smart Security) dengan sistem ganda berbasis Android. Sistem ini bisa mencegah tindak kejahatan pencurian motor yang kian marak di masyarakat. Teknologi ini dapat memantau kendaraan bermotor si pemilik ketika ada pencurian.

Alat tersebut punya sistem ganda, yaitu penggunaan alarm, penggunaan GPS, serta dapat mematikan mesin motor dalam keadaan menyala. Semua sistem tersebut dapat terpantau di ponsel pintar Android si pemilik.

Eko Didik Febriyanto, Dendy Pratama, Denisson Arif Hakim, Tri Mulyadi, dan Raih Wisesa Halfiah, merupakan mahasiswa berprestasi yang memudahkan masyarakat dapat memantau motor dari pencurian dan merasa aman.

Terkait penemuannya, Tri Mulyadi mengatakan alat yang dibuat sangat membantu para mahasiswa dan masyarakat dari tindak pencurian bermotor yang kian marak.

Cara kerjanya, Smarty ini dilengkapi dengan tiga protektor yang pertama perlindungan dengan alarm jika motor dicuri dengan paksa. Smarty akan bergetar dan kemudian membunyikan alarm motor. Pemilik motor kemudian akan di-SMS oleh Smarty bahwa motor sedang dicuri.

Perlindungan kedua dengan cara menghidupkan atau mematikan kontak dengan cara di-SMS dengan kode tertentu motor tidak akan menyala jika si pemilik tidak SMS bahwa motor dihidupkan. Yang ketiga, bisa mengirimkan titik koordinat lokasi motor. Si pemilik bisa mengetahui posisi motornya.

Secara garis besar alat ini tersusun atas sistem mikrokontroler (Arduino Mega, Sensor Getar, bluetooth HC-05, Modul GPS, Modul GSM). Pada alat ini, dimensi yang digunakan lumayan kecil dan cukup untuk dipasang di bagian bawah motor. Alat ini dapat terus disempurnakan dengan tujuan agar manfaatnya bagi masyarakat dapat terpenuhi.

Lomba Robot KMTE UMS

Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar lomba roket air dan Elektro Line Tracer Competition (Eltrums) 5, pada Sabtu – Minggu (05-06/05/2018).
Alhamdulillah murid-murid SMA Insan Cendekia Boarding School Sukoharjo dapat berperan serta dalam mengikuti lomba di UMS, semoga bisa menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kualitas diri dan skill dalam bidang robotik

Lomba Robot & Roket Air KMTE UMS

Lomba Robot line Follower & Roket Air Tingkat Nasional UMS 2018

Lomba Robot line Follower & Roket Air Tingkat Nasional Univ. Muhammadiyah Surakarta Untuk SMA Sederajat, Mahasiswa dan Umum Deadline 26 April 2018 – Halo semuanya sahabat lomba, pada kesempatan ini admin akan memberikan informasih terkait event yang diselenggarakan oleh universitas muhammadiyah surakarta yaitu ELTRUMS 5 atau mungkin kalian bisa ikuti lomba poster dan lkti ums. Event ini menyediakan beberapa lomba menarik buat kalian semua, apa saja lombanya? simak semuanya dibawah ini ya.

ELTRUMS 5 COMPETITION

Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhamammadiyah Surakarta mempersembahkan LOMBA ROBOT LINE FOLLOWER DAN ROKET AIR TINGKAT NASIONAL !.

Ayo ikuti berbagai event dari kita! ➡ Workshop line follower non mikro dan roket air 📆Minggu, 22 April 2018

Waktu Pelaksanaan : ➡Lomba Roket Air 📆 Sabtu, 5 Mei 2018
➡Lomba Line Follower Analog dan Line Follower Mikro 📆Minggu, 6 Mei 2018

Total hadiah jutaan rupiahh loh🙋🙋
.
Pendaftaran event?
Online : www.eltrums.online
Offline : SEKRETARIAT KMTE, GEDUNG F LANTAI 1 SAYAP SELATAN KAMPUS 2 UMS
.
Ayo ayo buruan daftar ya ! Ikuti lombanya, adu kreatifitas mu, dan jadilah pemenang ! 👍🙌

 

Eltrums

Eltrums Sebagai Wadah Kreatifitas Anak Bangsa

Kemajuan sebuah negara tidak terlepas dari adanya kreatifitas dari generasi muda, terutama dalam hal teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, sudah barang tentu pengenalan teknologi menjadi hal sangat penting untuk ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. Hal ini mendorong Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Komunitas Aerobo, Robot Research, dan Gos Eltrum menggelar Elektro Line Tracer Competition (Eltrums) 5, (05-06/03/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan di Edupark UMS ini digelar secara nasional. Peserta dari kompetisi ini meliputi seluruh pelajar dari SD, SMP, hingga SMA se-Indonesia. Ada yang berasal dari Trenggalek, Jakarta, Wonogiri, Jogja, Ponorogo, dan lain sebagainya.

Terhitung ada 21 tim yang terdaftar pada kompetisi ini. Masing-masing tim beranggotakan 3 orang dengan 1 pembimbing. Menariknya, kompetisi ini tidak ada pembagian kluster umur maupun tingkat pendidikan. Antara peserta SD, SMP, hingga SMA seluruhnya digabung menjadi satu.

Ketua Panitia Eltrums 5 dalam Kompetisi roket air, Vide Wusidal Amru mengungkapkan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kompetisi ini yaitu untuk menampung kreatifitas dari pelajar. “Kita menampung kreatifitas anak-anak SD, SMP, SMA yang ada disini. Khususnya kreatifitas yang kita tamping di bidang robotika dan roket air,” ungkapnya ketika ditemui.

Kompetisi yang diselenggarakan selama 2 hari tersebut salah satunya adalah lomba roket air yang digelar pada hari Sabtu. Alasan pemilihan lomba roket air ini dirasa mudah, apalagi peminatnya cukup banyak. Selanjutnya pada hari Minggu, lomba yang akan digelar adalah lomba Robot Line.

Vide juga menjelaskan mengenai sistem kompetisi ini yaitu adu tepat sasaran. Bagi setiap tim yang meluncurkan roketnya, semua harus tertuju pada sasaran yang jaraknya 70 meter dari titik launcher. Pada sasaran tersebut terdapat batas bendera yang masing-masing memiliki poin yang berbeda-beda. Kemudian setiap peserta diberikan kesempatan 2 kali peluncuran, dan dari total peluncuran itulah poin yang mereka dapat akan dijumlahkan.

Dia berharap dari penyelenggaraan kompetisi ini nantinya seluruh peserta dapat semakin bersiap untuk bersaing di dunia luar. “Semoga seluruh siswa dan siswi ini dapat siap bersaing di dunia luar, di bidang robotika dan roket air. Apalagi ini tingkatnya nasional. Jadi semoga bisa mempersiapkan untuk bersaing di tingkat ini,” harapnya. (Khairul)

Roket Elektro UMS

Sukoharjo — Sebanyak tiga tim roket Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) yang digelar Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Komurindo digelar mulai tanggal 9 hingga 16 Agustus 2014 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,” jelas Kepala Bagian Kemahasiswaan UMS, Drs Suharjianto MAg saat dikonfirmasi Timlo.net, di Kampus UMS, Pabelan, Sukoharjo, Selasa (12/8).

Ketiga tim, menurut Anam, masing-masing terdiri dari tiga mahasiswa dan satu dosen pembimbing. Tim Roket EDF Al-Ftih Rocketers terdiri mahasiswa Sadam Husain dari program studi Teknik Elektro, Awang Bayu Nugroho dari Teknik Elektro dan Wahyu Adi Widodo dari Teknik Elektro, serta dosen pembimbing Aris Budiman, ST, MT.

Tim kedua adalah Tim Roket EDF Rigel X-01, terdiri dari Ika Puryanto mahasiswa Teknik Elektro, M. Khoiru Roziqi mahasiswa Teknik Elektro dan Doni Irfan Siswanto mahasiswa Teknik Mesin, serta dosen pembimbing Hasyim Asy’ari, ST, MT.

Tim ketiga adalah Tim Roket Payload Solo Wildgunmans, terdiri dari M. Anas Albab Fauzi mahasiswa Teknik Elektro, A Taufiq Musaddid mahasiswa Teknik Mesin dan Vegy Luthfi mahasiswa Teknik Informatika, serta dosen pembimbing Dr Gunawan Arianto.

“Masing-masing tim mendapat dana subsidi sebesar Rp. 3 juta,” ungkapnya.

Teknik Elektro UMS

Teknik Elektro UMS Solo Gelar Workshop Mobil Listrik Nasional

Suasana serius terlihat di ruang seminar gedung I Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (27/01) lalu. Suasana tersebut terlihat dari 38 wajah-wajah mahasiswa teknik elektro yang penuh harapan akan kemajuan bangsa kedepan.

Dalam upayanya untuk kemajuan bangsa, salah satunya perintisan Mobil Listrik Nasional (Molinas) di UMS, program studi teknik elektro menyelenggarakan Workshop Mobil Listrik Nasional dengan menghadirkan Eka Firmansyah, S.T, M.Eng, Ph.D dosen Universitas Gadjah Mada (UGM). Eka Firmansyah adalah kontributor dan penanggungjawab hasil penelitian pertama dari Mobil Listrik Nasional. Yang telah diuji oleh menteri BUMN kala itu dijabat Dahlan Iskan.

Eka Firmansyah membawakan tema “Perkembangan Teknologi Elektronika Daya untuk Pengendalian Mesin Listrik” di acara tersebut yang dihadiri oleh mahasiswa serta 15 dosen elektro.

Pada mulanya, Eka Firmansyah tidak yakin akan wacana pemerintah tahun 2012, yaitu mengubah penggunaan BBM konvensional ke penggunaan bahan bakar dari energi terbarukan, hal ini dirasa sangat kecil kemungkin untuk target 15-20 tahun, kecuali mukjizat dari Allah, papar Eka.

Maka dari itu ia membuat gebrakan mobil listrik, dengan memanfaatkan alat yang berhasil dirancangnya ketika pengambilan gelar Doktor di Singapura saat itu. Ide awal pembuatan alat tersebut menggunakan elektronika daya dalam hal ini energi listrik, sebagai strategi cepat untuk meminimalisir penggunaan BBM konvensional. Sampai saat ini, pemerintah mendukung penuh dengan mengucurkan dana Rp 200 miliar per tahunya, guna mengembangkan alat tersebut sebagai bahan inti pembuatan Mobil Listrik Nasional.

Selama berlangsungnya Workshop, ia menjelaskan tuntas mulai dari rancangan, sistem, bahan, serta rencana pengembangan Mobil Listrik Nasional kedepan. Setelah Workshop ini, diharapkan mahasiswa mendukung dan menjadikan UMS sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah pertama, yang mampu menciptakan Mobil Listrik Nasional. (*)

 

KMTE Robot Research

KMTE Robot Research Raih Juara Dua LTDC Nasional

Nama Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali mengharum di kancah Nasional melalui tangan-tangan kreatif dari mahasiswanya. Kali ini dengan karya yang diciptakan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) Robot Research yang berhasil menperoleh juara dua diajang Line Tracer Design Competition (LTDC) tingkat nasional di Universitas Negeri Malang pada 26-28 Desember 2017.

Berawal dari informasi yang diperoleh di grup whatsapp Departemen perlombaan, KMTE mengirimkan sebanyak empat tim. “Robot Research UMS mengirimkan empat tim, per tim itu tiga orang jadi jumlahnya 12 orang untuk mengikuti lomba Line Tracer Design Competition,” tutur Sekretaris Umum KMTE Robot Research UMS, Anas Zulfikri.

Selain menjaga kondisi fisik agar tetap fit saat berlaga di Malang ada persiapan teknis yang dilakukan oleh setiap anggota tim, yakni memaksimalkan kinerja robot agar bekerja secara optimal saat dilombakan. Adapun Wahyu Hidayat salah satu anggota dari tim yang menciptakan robot Line Follower.

Sedangkan peserta lainnya, Yusuf Nur Permadi memaparkan bahwa mengikuti lomba ini adalah hobi dan kerja keras. Kemenanganya dalam perlombaan ini juga hal yang tidak terduga. Pasalnya ia baru dua kali ini mengikutii lomba, sedangkan teman-temannya yang lain sudah lebih dulu mengikuti perlombaan serupa.

Untuk kendala yang dihadapi selama mengikuti perlombaan adalah menjaga tegangan robot agar tetap stabil. “Namanya barang elektronik pasti enggak stabil tegangannya, kadang besar kadang juga bisa langsung ngedrop jadi harus menjaga kestabilan robot” papar Yusuf.

Yusuf juga berharap agar kedepan dapat mengikut perlombaan tingkat internasional dan kondisi KMTE semakin lebih baik dari sisi untuk membanggakan UMS. “Ya harapannya kedepan bisa ikut lomba go internasional terumatama KRI (Kontes Robot Indonesia) karena itu yang paling bergengsi,” tutupnya.

KMTE Robot Research UMS

KMTE Robot Research UMS Sabet Juara 2 dan 3 dalam Electrical Soedirman Competition 2017

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali lagi menyumbangkan penghargaan bagi kampusnya. Masih sama dengan sebelumnya, penghargaan ini didapatkan oleh tim dari Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) Robot Research UMS dalam ajang Electrical Soedirman Competition 2017 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Dalam ajang yang diikuti oleh sekitar 33 universitas dari berbagai daerah ini, UMS mengirimkan 7 tim yang berhasil menyabet juara 2 dan 3 dalam Line Tracer Soedirman kategori Mikrokontroler, Sabtu (04/11/2017).

Setiap tim dalam ajang ini beranggotakan 2 orang. Untuk UMS sendiri yang berhasil meraih juara 2 yaitu Yusuf Nur Permadi dan Wahyu Hidayat, sedangkan untuk juara 3 diraih oleh Syaefudhin dan Izas Imaadurafi. Tentunya dalam meraih juara tersebut, mereka tidak bisa mendapatkannya secara instan, namun diperlukan pula persiapan secara matang sebelum mengikuti perlombaan.

Aerobo Ristaker II

Video Perkembangan Divisi 
Technology Development 
Aerobo Ristaker II 
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Powered by WordPress | Designed by: WordPress Themes | Thanks to best wordpress themes, Find WordPress Themes and Themes Directory